Meta Muse Kalahkan ChatGPT, 2,8 Juta Unduhan dalam 12 Hari

Meta Muse Kalahkan ChatGPT, 2,8 Juta Unduhan dalam 12 Hari

Oleh TeknoPulse Redaksi • • 4 mnt baca

Meta Muse Kalahkan ChatGPT, 2,8 Juta Unduhan dalam 12 Hari

Halo, pembaca setia! Ada perkembangan menarik dari dunia aplikasi AI yang wajib kalian tahu. Aplikasi asisten AI pribadi bernama Meta Muse berhasil mencuri perhatian pasar dalam waktu singkat — dan prestasinya cukup mengejutkan bahkan bagi pengamat industri sekalipun.

Melampaui Rekor ChatGPT di Masa Awalnya

Meta Muse resmi meluncur pada 8 September 2026, dan dalam tempo 12 hari, aplikasi ini sudah mencatatkan 2,8 juta unduhan secara global. Yang lebih impresif, dalam 10 hari pertama, Muse berhasil menduduki peringkat pertama di charts aplikasi gratis Apple App Store Amerika Serikat — menggeser ChatGPT, Google Gemini, Claude, hingga Instagram milik Meta sendiri.

Angka ini bahkan melampaui pencapaian ChatGPT di masa peluncurannya. Menurut data dari Sensor Tower yang dirangkum oleh Yahoo Tech, ChatGPT meraih sekitar 697.000 unduhan di Amerika Serikat dalam delapan hari pertama pada 2023. Muse, dengan 730.000 unduhan di periode yang sebanding, sudah mengalahkannya — meskipun perlu dicatat bahwa ChatGPT pada saat itu hanya tersedia melalui website dan baru hadir di App Store kemudian.

Apa yang Membuat Muse Berbeda?

Muse bukan sekadar chatbot AI biasa. Meta merancang Muse sebagai agen AI pribadi yang benar-benar menyelesaikan tugas untuk penggunanya — bukan hanya menjawab pertanyaan. Beberapa kemampuan utama yang ditawarkan meliputi:

  • Membuat dan mengirim email atas nama pengguna
  • Memesan tiket perjalanan dan reservasi restoran
  • Membeli barang secara otomatis dengan checkout aman melalui Link by Stripe
  • Mengelola kalender dan pengingat lintas aplikasi
  • Menyelesaikan formulir online tanpa campur tangan pengguna

Yang menarik, Muse tidak bekerja secara langsung di perangkat pengguna. Seluruh proses berjalan di dalam Muse Secure VM — sebuah mesin virtual Linux yang dijalankan Meta di cloud mereka. Setiap aksi yang akan dilakukan Muse harus disetujui terlebih dahulu oleh pengguna melalui mekanisme yang mereka sebut Sentinel. Ini artinya, Muse tidak bisa mengirim email atau melakukan pembelian tanpa izin eksplisit dari pemilik akun.

Kekuatan Distribusi Meta

Keberhasilan awal Muse bukan semata-mata soal fitur. Meta memiliki keunggulan utama yang tidak dimiliki kompetitornya: ekosistem pengguna yang sudah mapan. Sebelum Muse hadir sebagai aplikasi terpisah, Meta sudah menyematkan kemampuan AI ke dalam WhatsApp, Instagram, dan Facebook — tiga platform yang digunakan oleh miliaran orang di seluruh dunia.

Lewat integrasi WhatsApp, pengguna bahkan tidak perlu mengunduh aplikasi terpisah untuk mengakses Muse. Cukup kirim pesan ke Muse seperti mengobrol dengan kontak biasa, dan agen AI itu langsung bekerja. Pendekatan ini membuat Meta bisa langsung menjangkau ratusan juta pengguna potensial tanpa harus membangun basis pengguna dari nol.

Tantangan di Depan

Meski prestasinya mengesankan, Muse menghadapi beberapa tantangan signifikan. Aplikasi ini hanya tersedia di Amerika Serikat untuk saat ini, dan belum ada informasi resmi kapan Muse akan dirilis di negara lain termasuk Indonesia.

Dari sisi kepercayaan, sebuah survei dari Oppenheimer & Co. terhadap 1.500 konsumen AS menunjukkan bahwa hanya 8% responden yang bersedia mempercayakan kata sandi mereka ke Meta — jauh lebih rendah dibandingkan Google (30%), Apple (23%), atau ChatGPT (16%). Angka ini menggambarkan bahwa masih ada keraguan di kalangan pengguna terhadap keamanan dan privasi produk AI berbasis agen.

Selain itu, Muse juga harus membuktikan bahwa layanan agen AI benar-benar bisa diandalkan untuk tugas-tugas kritis seperti menangani keuangan dan data pribadi pengguna dalam jangka panjang.

Implikasi untuk Lanskap AI Global

Keberhasilan awal Muse menandai tonggak penting dalam persaingan aplikasi AI konsumen. Persaingan tidak lagi sekadar soal siapa yang bisa membuat model paling cerdas — sekarang pertarungannya bergeser ke siapa yang bisa memberikan akses paling mudah dan distribusi paling luas.

JPMorgan merespons positif kabar ini dengan meningkatkan rating Meta dari Neutral menjadi Overweight dan menaikkan target harga saham dari $640 menjadi $820. Ini menunjukkan bahwa pasar mulai melihat potensi bisnis serius dari aplikasi agen AI konsumen.

Bagi kalian yang penasaran dengan perkembangan ini, sepertinya kita semua perlu bersabar menunggu Muse tersedia di luar Amerika Serikat. Namun satu hal yang sudah jelas: era agen AI yang benar-benar bekerja untuk kita sudah dimulai.

Sumber

  • AI Breaking Wire, “Meta Muse Surges Past ChatGPT With 2.8M Installs in 12 Days”, 23 September 2026
  • Yahoo Tech / Sensor Tower, “Meta’s AI agent, Muse, is chasing ChatGPT’s App Store rise”, 21 September 2026
  • CoinDesk, “Meta Platforms’ Muse app reaches No. 1 in App Store, shares rise 0.6%”, September 2026

Artikel Terkait